Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Tantangan dan Formulasi Perjuangan HMI

Gambar
By; Chairul Umam (Ketua Umum HMI Cabang Pamekasan Periode 2016 - 2017 ) IstiqlalBlog- Keberadaan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) adalah perwujudan dari manifestasi gerakan Intelektual, Moral dan Spiritual di Indonesia. Sejak kelahirannya pada Rabu tanggal 14 Rabiul Awal 1366 H, bertepatan dengan 5 Februari 1947 , HMI telah memantapkan diri menjadi organisasi kemahasiswaan yang memiliki platform perjuangan yang jelas dengan memegang teguh komitmen keumatan dan kebangsaan. Dwi komitmen inilah yang kemudian mengantarkan organisasi ini besar dan cukup diperhitungkan dalam kanc ah percaturan nasional. Menurut seorang pendeta, Victor Immanuel Tanja (1982) Himpunan Mahasisw a Islam adalah salah satu organisasi mahasiswa yang keberadaannya cukup diperhitungkan. Bukan karena HMI merupakan organisasi mahasiswa tertua dan terbesar, akan tetapi juga karena aspirasi yang tumbuh di dalamnya menyemangati para alumninya yang terjun di tengah-tengah masyarakat. Selain itu, kebesara...

Tujuan HMI Tujuan Siapa.???

Gambar
IstiqlalBlog- Belum lama ini, Tepat Tanggal 9 November 2017 merupakan peristiwa bersejarah yang kesekian bagi HMI, pada tanggal itu Presiden Republik Indonesia menganugerahkan gelar Pahlawan bagi Ayahanda Prof. Drs. H Lafran Pane yang merupakan pendiri HMI melalui surat keputusan Presiden RI Nomor 115/TK/TAHUN 2017 . Ditetapkannya Ayahanda Lafran Pane sebagai Pahlawan Nasional, ini merupakan sebuah kebanggaan dan tantangan bagi kader HMI. Segabai kader HMI harus turut serta mewujudkan amanah dari Pendiri dan tujuan organisasi. Seperti di sebutkan dalam AD pasal 4 bahwa tujuan HMI adalah “Terbinanya Insan Akademis, Pencipta, Pengabdi, yang Bernafskan Islam dan Bertanggung Jawab atas Terwujudnya Masyarakat Adil Makmur yang Diridhai Allah SWT”. tujuan yang diamanahkan kepada kita kader HMI yang seharusnya tidak hanya menjadi tujuan organisasi saja tapi juga harus menjadi tujuan kehidupan kita dalam beragama dan berbangsa. Karena sejatinya dari tujuan ini kader HMI diharapkan ...

Nurcholish Madjid - Islam, Kemodernan, dan Keindonesiaan

Gambar
Tak sulit disepakati bahwa Nurcholish Madjid adalah seorang pemikir-Muslim modernis atau, lebih tepat, neomodernis—menggunakan peristilahan yang sering ia sendiri lontarkan. Maka, melanjutkan para perambah modernisme (klasik) di masa-masa lampau, Nurcholish Madjid berpendapat bahwa Islam harus dilibatkan dalam pergulatan-pergulatan modernistik. Namun, berbeda dengan para pendahulunya, kesemuanya itu tetap harus didasarkan atas kekayaan khazanah pemikiran keislaman tradisional yang telah mapan. Di segi lain, sebagai pendukung neomodernisme, ia cenderung meletakkan dasar-dasar keislaman dalam konteks nasional—dalam hal ini, keindonesiaan. Islam, Kemodernan, dan Keindonesiaan ini—di tengah berbagai pembahasan atas tokoh ini—adalah buku pertama yang menampilkan secara lengkap pikiran-pikiran “tangan pertama” Nurcholish Madjid, lewat tulisan-tulisannya sendiri mengenai soal-soal di atas. Meliputi rentang waktu tak kurang dari dua dasawarsa, antologi ini memuat pula piki...

BINTANG ‘ARASY - Tafsir Filosofis-Gnostik Tujuan HMI

Gambar
“Buku Bintang ‘Arasy yang ditulis oleh sdr. Said Muniruddin, memberikan kita pemahaman serta makna Tujuan HMI. Dengan pemahaman ini, alumni serta anggota HMI akan lebih meningkatkan upaya untuk mencapai tujuan serta meningkatkan amal ibadah dan perjuangan untuk mencapai cita-cita bersama, “Terbentuknya manusia akademis, pencipta, dan pengabdi yang bernafaskan Islam.” – M.Jusuf Kalla, Tokoh Bangsa ——————————– “Integrasi pemikiran filosofis dengan irfan menciptakan energi pembaruan yang dibutuhkan setiap organisasi Islam, termasuk HMI. Di buku ini kita temukan itu.”  – Anies Baswedan, Rektor Universitas Paramadina. ——————————– Muniruddin, S. 2014.  “Bintang ‘Arasy: Tafsir Filosofis-Gnostik Tujuan HMI.”  Syiah Kuala University Press, Banda Aceh. ISSN: 978-602-1270-03-5 Download Ebooknya di link di bawah DOWNLOAD

Sejarah Perjuangan HMI - Materi 1 LK I HMI Komisariat Istiqlal UIM

Gambar
Pemateri : Kanda Khofifi (Mantan Ketua Umum HMI Cabang Pamekasan, Ketua Bidang Pembangunan Regional BADKO HMI Jawa Timur) Sejarah adalah kejadiann dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau, sebagai calon kader HMI harus mengetahui sejarah organisasinya agar supaya nanti ketika sudah menjadi kader HMI bisa mengambil manfaat dan menjadi pencipta sejarah baru dalam perjuangan menjaga dua kometmen HMI. Tepat pada tanggal 05 Februari 1947 Prof. Drs. H. Lafran Pane Mendirikan HMI dengan beberapa latar belakang permasalahan pada waktu itu, yaitu ; Pertama : Situasi Dunia Internasional, yang mana umat Islam pada waktu itu terlena dengan kebesaran dan keagungan masa lalu dan ini yang menyebabkan umat Islam mengalami kemunduran berfikir bahkan sama sekali menutup kesempatan untuk berfikir. Akibat dari keterbelakangan umat Islam, maka munculah gerakan pembaharuan yang tujuannya untuk mengembalikan ajaran Islam kepada proporsi yang sebenarnya yang berpedoman kepada Al-Qu...

LK 1 HMI Komisariat Istiqlal UIM Diikuti Oleh Mahasiswa Dari Berbagai Kampus Di Madura

Gambar
IstiqlalBlog- Pada Tanggal 16 November 2017/27 Saffar 1439 H Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan Komisariat Istiqlal UIM melaksanakan Basic Training LK 1 Se Madura yang bertempat di Yayasan Al Hikmah Desa Lenteng Kec. Proppo Kab. Pamekasan. "Sekitar 48 peserta mengikuti LK I ini, yang seluruhnya tidak hanya dari Komisariat Istiqlal UIM tapi juga terdiri dari beberapa utusan dari Komisariat lain seperti dari Komisariat STAI Al-Khairat, Komisariat STAIN Pamekasan", tutur Syaiful Bahri Ketua Panitia LK I dalam laporannya. Turut hadir dalam acara ini beberapa KAHMI dari Komisariat Istiqlal UIM, jajaran pengurus Cabang Pamekasan dan seluruh Komisariat yang di bawah naungan HMI Cabang Pamekasan. Ketua Umum HMI Komisariat Istiqlal UIM menyampaikan dalam sambutannya "acara LK I ini kita mengangkat tema Membentuk Kader yang Berkualitas Insan Cita di Tengah Krisis Kepemimpinan, yang mana tujuan dari tema ini adalah agar mahasiswa yang sudah mengikuti LK...

Islam Sebagai Pedoman HMI

Gambar
Istiqlal_Blog . Himpunan Mahasiswa Islam adalah sebuah organisasi yang berdiri pada tahun 1947 yaitu setelah kemerdekaan negara Indonesia, yang mana notabennya adalah keumatan dan kebangsaan. Kedua notaben tersebut menjadi sebuah kegelisahan dan keinginan oleh pendiri organisasi HMI itu sendiri (Bang Lafran Pane). Melihat akan minimalisirnya umat Islam (terutama lingkup Perguruan Tinggi) dan keadaan bangsa pada masa penjajahan itu. Pola pikir yang menjadi faktor Bang Lafran Pane pada saat itu adalah fungsi mahasiswa pada saat itu yaitu terkikisnya nilai-nilai keislaman dan nilai-nilai kebangsaan. Himpunan Mahasiswa Islam mempunyai sebuah tujuan yang terkemas dalam 5 insan cita yaitu “Terbinanya insan akademis, pencipta, pengabdi yang bernafaskan Islam dan bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhai Allah SWT”. 5 insan cita diatas sangat berkaitan dengan fungsi adanya umat Islam yang ada dimuka bumi ini. Yaitu bernafaskan Islam dan bertanggung jawab a...