Postingan

HMI Cabang Pamekasan Komisariat Istiqlal UIM Sukses Gelar Basic Training Latihan Kader Satu 2025.

Gambar
  HMI Cabang Pamekasan Komisariat Istiqlal UIM Sukses Gelar Basic Training Latihan Kader Satu 2025. Pamekasan, 29 Desember 2025 – Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pamekasan Komisariat Istiqlal Universitas Islam Madura (UIM) berhasil menyelenggarakan Basic Training Latihan Kader Satu 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Mencetak Kepribadian Kader HMI yang Beriman dan Beramal serta Pencipta Pengabdi bagi Nusa Bangsa” yang berlangsung selama lima hari, dari 24 hingga 28 Desember 2025, di Yayasan Al-Hikam Jambringin, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan. Basic Training Latihan Kader Satu ini diikuti oleh Calon-calon Kader baru, para Ketua Umum HMI Cabang dan Ketua Umum HMI Komisariat, serta melibatkan sejumlah tokoh masyarakat. Basic Training Latihan Kader Satu 2025 dirancang sebagai ruang kaderisasi optimal untuk memperkuat kapasitas keilmuan, karakter, dan komitmen pengabdian kader. Melalui serangkaian agenda diskusi, pelatihan, dan pendampingan oleh Badan Pengelola Lat...

DIAM BUKAN WARISAN MEMBONGKAR HEGEMONI HMI-WAN KOHATI BERANI MEREBUT PANGGUNG

Gambar
DIAM BUKAN WARISAN MEMBONGKAR HEGEMONI HMI-WAN KOHATI BERANI MEREBUT PANGGUNG Suara Kohati seringkali redup dalam forum-forum HMI. Meski hadir secara fisik, kontribusi substantif mereka hanya datang dari segelintir individu. Mayoritas memilih bungkam, seakan ruang intelektual adalah domain eksklusif HMIwan. Fenomena ini merepresentasikan budaya diam yang mengikis marwah Kohati sebagai badan semi-otonom yang seharusnya menjadi lokomotif pemberdayaan perempuan HMI. Padahal, Pedoman Dasar Kohati menegaskan mandat untuk berperan aktif. Namun realitasnya kontradiktif: Kohati lebih sering menjadi pengikut daripada pelopor, pendengar daripada penggagas. Sikap pasif ini muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari takut salah, khawatir dicap menentang dominasi HMIwan, hingga alasan pragmatis bahwa diam lebih aman. Alasan-alasan ini, jika dipelihara, akan menjadi warisan kultural yang membelenggu generasi berikutnya dalam kebisuan. Urgensi kesetaraan gender relevan di sini. Selama Kohati pasif, rua...

HILANGNYA JIWA PENDIDIK SEJATI SURAT TERBUKA MAHASISWA UNTUK SANG DOSEN

Gambar
HILANGNYA JIWA PENDIDIK SEJATI SURAT TERBUKA MAHASISWA UNTUK SANG DOSEN Izinkan kami menyapa, Ibu/Bapak Dosen, bukan tanpa alasan. Sebab, kini tampak sangat berbeda. Menyerap pengetahuan dari pusat-pusat akademik dunia. Namanya pun semakin dikenal muncul di layar televisi, pendapat nya dikutip media, dan suaranya menggema seolah menjadi petuah yang dinantikan. Anda juga semakin berpengaruh, kekuasaan seakan menjadi bagian dari identitas baru. Semakin mapan secara finansial, mahir mengelola proyek, kepiawaian mencari dana hibah, serta mampu mengubah pengetahuan menjadi komoditas bisnis. Kerap sebagai saksi di pengadilan ahli sebuah profesi sampingan nonprestisius, tetapi juga menguntungkan secara ekonomi. Beberapa yang lain duduk dalam jajaran komisaris perusahaan, menikmati kenyamanan hidup dengan segala fasilitasnya. Namun, bukan lagi sosok dosen yang dulunya mudah dijumpai, terbuka terhadap kritik, dan gemar berdiskusi. Dosen yang senantiasa menyempatkan diri untuk membahas isu keadi...

Role Model Keistimewaan bergabung Di organisasi HMI ( Himpunan Mahasiswa Islam )

Gambar
Role Model Keistimewaan bergabung Di organisasi HMI ( Himpunan Mahasiswa Islam ) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), berperan sebagai jembatan bagi mahasiswa untuk terlibat dalam isu-isu aktual dan faktual. Dalam konteks kekinian, di mana informasi begitu cepat namun sering kali bias, peran organisasi seperti HMI menjadi krusial. Ia tidak sekadar menjadi wadah, melainkan sebuah ruang dialektika yang membimbing mahasiswa untuk menganalisis realitas sosial melalui kacamata HMI yaitu keislaman dan keindonesiaan yang rahmatan lil ‘alamin. Suka tidak suka, organisasi adalah privilege. Kesempatan untuk berorganisasi adalah keistimewaan waktu, akses, relasi dan kesempatan untuk berkembang. Namun, esensi sebenarnya terletak pada bagaimana privilege ini dimanfaatkan. Privilege organisasi bukanlah tujuan, melainkan sama-sama untuk mengalami proses terbentur lalu terbentuk. Seorang mahasiswa Islam harus menjadi role model yang telah diuji dalam lapangan, terbentur oleh kompleksitas masalah, kegagala...
Gambar
 SALAH ASUH POLITIK ORMAWA DARI KAMPUS KE JALUR KKN (KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME) Kampus secara esensial merupakan mikrokosmos demokrasi yang ideal, di mana nalar kritis (critical reasoning) melalui proses edukasi yang baik di bentuk. Sebagai kawah candradimuka, seyogianya berfungsi sebagai inkubator bagi mahasiswa karena kampus adalah miniatur negara. Namun, ironisnya yang terjadi justru memunculkan kegelisahan baru, kita sering menyaksikan kuantitas didahulukan, sementara kualitas terpinggirkan. Akibatnya, regenerasi yang instan, pragmatis melahirkan dongeng generasi bersumbu pendek dalam organisasi. Kita melihat seringkali dalam dinamika politik misalnya, kekuatan massa kerap dianggap sebagai modal utama. Yang memberikan legitimasi kekuasaan yang terlihat demokratis dan bargaining position dalam setiap koordinasi. Menciptakan populeritas dan electability, yang seolah menjadi jaminan dukungan penuh. Namun, terjebak pada persepsi ini adalah kesalahan fatal sehingga berpotensi me...

HMI SEBAGAI ARENA GLADIATOR MENGASAH PRINSIP DAN KAPASITAS MAHASISWA

Gambar
HMI SEBAGAI ARENA GLADIATOR MENGASAH PRINSIP DAN KAPASITAS MAHASISWA Bagi mereka dari luar, dunia organisasi ekstra kampus sering kali terlihat sebagai rimba aktivitas seremonial yang dipenuhi jargon-jargon kosong. Akan tetapi, bagi mereka yang telah benar-benar menceburkan diri, ia adalah lebih dari itu, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) adalah arena gladiator sejati untuk mengasah mental dan prinsip mahasiswa. Disinilah tiga senjata (three weapons) utama diasah. Prinsip ideologis yang menjadi arah perjuangan, kapasitas organisatoris yang menjadi ruang gerak, dan keberanian propagandis untuk menyuarakan kebenaran. Inilah pembeda mendasar organisasi himpunan mahasiswa islam (HMI) antara dengan sekadar organisasi biasa. Batu uji nyata (The Ultimate Proving Ground) yang paling otentik di mana teori-teori dari ruang kuliah menemukan bentuk prakteknya. Mulai dari memimpin rapat, bernegosiasi, hingga yang paling menantang: menggerakkan dan menginspirasi massa. Namun, hakikatnya hasil yang di...

“Ketika pilihan organisasi melimpah, kemampuan memilah organisasi jadi penyelamat ”

Gambar
“Ketika pilihan organisasi melimpah, kemampuan memilah organisasi jadi penyelamat ” Ketika pilihan melimpah, kemampuan memilah menjadi penyelamat. Di era modern ini, berbagai opsi hadir sangat banyak dan mudah diakses. Dari produk sehari-hari hingga keputusan besar dalam kehidupan, pilihan yang beragam bisa membuat seseorang bingung dan rentan salah mengambil keputusan. Maka dari itu, kemampuan untuk memilah antara yang baik, tepat, dan sesuai kebutuhan menjadi kunci agar tidak terjebak dalam kebingungan serta bisa mengambil langkah yang tepat. Selain itu, pintar memilah juga membantu menghemat waktu dan energi, karena tidak harus mencoba setiap opsi yang ada. Dengan memilah secara cermat, seseorang dapat fokus pada pilihan yang menawarkan manfaat maksimal tanpa terbebani oleh banyak alternatif yang kurang relevan. Akhirnya, kemampuan ini tidak hanya penting dalam memilih produk atau layanan, tetapi juga dalam memilih informasi, pergaulan, hingga arah karier. Di zaman informasi yang...