PERAWAN TUA
PERAWAN - TUA " Jagalah mulutmu maka orang lain akan menjaga mulutmu untukmu." " Bullshit !! Omong kosong !" Sejak kecil, aku diajari oleh guruku untuk menjaga lisan dari kemunkaran, apalagi sampai membicarakan keburukan orang. Kini, aku menjadi buah bibir masyarakat desaku. Aku selalu ingat sosok lelaki yang sering memberi semangat ketika aku mau berangkat kuliah. Ayah, lelaki pertama yang aku kagumi, yang selalu memberi perhatian lebih buat anak perempuannya. " Putri, belajarnya yang rajin ya. Nasibmu ada di tanganmu sendiri, kamulah yang bertanggung jawab atas masa depanmu, dan kamulah yang bisa mengubahnya. " Saat ini, aku sedang memasuki tahun ke-dua di bangku kuliah UGM. Masa-masa di UGM aku lalui dengan suka cita, sebab aku merasa kurang dan kurang untuk perihal ilmu . Tapi, kebahagiaanku berhenti ketika pesan yang masuk ke WhatsApp dari zahwa sepupuku . " Putri kamu kapan sih yang mau nikah ?, kamu tau gak ?? ...kamu diseret menjadi to...